REPUBLIKA: ITS dan Wismar Jerman Buka Prodi Magister Gelar Ganda

Selasa , 08 Agustus 2017, 16:11 WIB
Rep: Binti Sholikah/ Red: Ilham Tirta
ITS

Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember--ITS--, Surabaya

Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember–ITS–, Surabaya

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Departemen Teknik Sistem Perkapalan (DTSP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bekerja sama dengan pihak University of Wismar (HSW) Germany membuka program studi Double Degree (DD) Master of Engineering (M.Eng) di bidang Marine Engineering. Program tersebut lanjutan dari program Double Degree untuk Bachelor program bersama ITS-HSW sejak 2011.

Program DD Master tersebut berdurasi minimal empat semester. Dua semester di Indonesia (semester 1 dan 3), satu semester di Jerman (semester 2) dan satu semester akhir (semester 4) opsional dilaksanakan di Indonesia atau Jerman.

Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Badrus Zaman mengatakan, program DD master ini merupakan upaya membawa Siskal ITS kekancah international. Program tersebut adalah kelanjutan Program DD Sarjana yg sudah berjalan sejak 2011. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya membuka peluang meningkatkan kerja sama riset, meningkatkan publikasi serta kerja sama lain.

“Bahkan, ini akan menjadi pembuka peluang kerja sama ITS, khususnya Siskal dengan universitas di negara lain di Eropa dan belahan dunia lainnya,” kata Badrus seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (8/8).

Program ini telah disepakati bersama di Jerman dengan Rektor Wismar University pada saat kunjungan Rektor ITS dengan tim Manajemen Departemen Teknik Sistem Perkapalan pada Juli 2017. Badrus menyebut, biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau tuition fee untuk program DD master ini ditetapkan sebesar Rp 25 juta per semester. Syarat menjadi mahasiswa, di antaranya harus sudah bergelar S1 engineering atau teknik segala jurusan dan memiliki TOEFL 490.

Kuliah akan dimulai awal September 2017 di Kampus ITS Surabaya. “Nantinya akan diberikan matrikulasi bagi mereka yang lulusan S1 teknik di luar Teknik Sistem Perkapalan atau yang tidak ada hubungannya,” kata lulusan doctor di Kobe University Jepang tersebut.

Rektor ITS, Joni Hermana berharap agar program kerja sama DD Master tersebut berjalan lancar dan sukses sesuai cita-cita yang diharapkan. “Bahkan program ini merupakan upaya mendukung berjalannya WCU (World Class University),” ujarnya.

Pendaftaran dan pengiriman persyaratan berlaku hingga akhir Agustus 2017. Berkas pendaftaran dapat dikirim ke Saut Gurning selaku Kaprodi Pasca Sarjana Teknik Sistem Perkapalan ITS ke email sautg@its.ac.id atau sautgurning@gmail.com; Eddy Koenhardono selaku Sekprodi Pascasarjana Teknik Sistem Perkapalan, dengan email koenhardono@gmail.com; atau Dwi Priyanta Sekprodi DD Bachelor program, ke email priyanta@its.ac.id atau priyanta@gmail.com.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/08/08/oud075361-its-dan-wismar-jerman-buka-prodi-magister-gelar-ganda

ANTARA: ITS – Wismar Jerman Kembali Buka Program Double Degree Master

Rabu, 9 Agustus 2017 08:04 WIB
ITS - Wismar Jerman Kembali Buka Program Double Degree Master

Rombongan ITS saat berdiskusi kerja sama dengan tim dari University of Wismar (HSW), Jerman. (Humas ITS)

“Ini adalah kelanjutan Program DD sarjana yang sudah berjalan sejak tahun 2011 lalu. Langkah ini merupakan upaya membuka peluang meningkatkan kerjasama riset, meningkatkan publikasi serta kerjasama lain,” kata dia.

Surabaya (Antara Jatim) – Departemen Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan University of Wismar (HSW), Jerman bekerja sama membuka program Double Degree (DD) untuk tingkat master sebagai lanjutan dari program yang dijalin sejak tahun 2011.

Dalam rilis pers yang diterima Antara di Surabaya, Rabu menjelaskan, program DD Master dengan gelar Master of Marine Engineering (M.Eng) ini berdurasi minimal empat semester. Dua semester di Indonesia (semester 1 dan 3), satu semester di Jerman (semester 2) dan satu semester akhir (semester 4) opsional bisa dilaksanakan di Indonesia atau Jerman.

Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Dr.Eng. M. Badrus Zaman mengatakan, program DD master ini merupakan upaya membawa Siskal ITS ke kancah internasional.

“Ini adalah kelanjutan Program DD sarjana yang sudah berjalan sejak tahun 2011 lalu. Langkah ini merupakan upaya membuka peluang meningkatkan kerjasama riset, meningkatkan publikasi serta kerjasama lain,” kata dia.

Bahkan, lanjut pria lulusan program doktor di Kobe University, Jepang tersebut, langkah ini akan menjadi pembuka peluang kerjasama ITS, khususnya Siskal, dengan beberapa universitas di negara-negara lain di benua Eropa dan belahan dunia lainnya.

Program ini telah disepakati bersama di Jerman dengan Rektor Wismar University pada saat kunjungan Rektor ITS dengan tim manajemen Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS ke Jerman, pada Juli 2017 lalu.

Badrung menambahakan, Rektor ITS Prof Joni Hermana berharap agar program ini bisa berjalan lancar dan sukses sesuai dengan cita-cita yang diharapkan. Bahkan program ini merupakan upaya mendukung berjalannya misi ITS menuju “World Class University” (WCU).

Diungkapkan Badrus, biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau “tuition fee” untuk program DD master ini ditetapkan sebesar Rp25 juta per semester. Syarat menjadi mahasiswa adalah harus sudah bergelar S1 engineering atau teknik segala jurusan dan memiliki TOEFL 490. Kuliah akan dimulai awal September 2017 di Kampus ITS Surabaya.

“Nantinya akan diberikan matrikulasi bagi mereka yang lulusan S1 teknik di luar Teknik Sistem Perkapalan atau yang tidak ada hubungannya,” ujar Badrus.(*)

Editor: Slamet Hadi Purnomo

Sumber: http://jatim.antaranews.com/lihat/berita/203015/its–wismar-jerman-kembali-buka-program-double-degree-master

SINDONEWS: Siskal ITS Buka Program Double Degree Master dengan Wismar Jerman

Selasa, 8 Agustus 2017 – 17:30 WIB

Siskal ITS Buka Program Double Degree Master dengan Wismar Jerman
Rombongan dari ITS saat berdiskusi terkait kerja sama dengan tim dari Wismar University Jerman. Foto/SINDOnews/Masdarul Kh
A+ A-
SURABAYA – Setelah sukses dengan program Double Degree (DD) tingkat sarjana, Departemen Teknik Sistem Perkapalan (Siskal) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kini melanjutkan membuka program DD untuk tingkat master. Program yang bekerja sama dengan University of Wismar (HSW), Jerman ini sebagai lanjutan dari program DD yang telah dijalin sejak tahun 2011.

Program DD Master dengan gelar Master of Marine Engineering (M.Eng) ini berdurasi minimal empat semester. Dua semester di Indonesia (semester 1 dan 3), satu semester di Jerman (semester 2) dan satu semester akhir (semester 4) opsional bisa dilaksanakan di Indonesia atau Jerman.

Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Dr Eng M Badrus Zaman, MT mengatakan, program DD master ini merupakan upaya membawa Siskal ITS ke kancah internasional. “Ini adalah kelanjutan Program DD sarjana yang sudah berjalan sejak tahun 2011 lalu. Langkah ini merupakan upaya membuka peluang meningkatkan kerjasama riset, meningkatkan publikasi serta kerjasama lain,” ujarnya di ITS, Surabaya, Selasa (8/8/2017).

Bahkan, lanjut pria lulusan program doktor di Kobe University, Jepang tersebut, langkah ini akan menjadi pembuka peluang kerja sama ITS, khususnya Siskal, dengan beberapa universitas di negara-negara lain di benua Eropa dan belahan dunia lainnya.

Program ini telah disepakati bersama di Jerman dengan Rektor Wismar University pada saat kunjungan Rektor ITS dengan tim manajemen Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS ke Jerman, pada Juli 2017 lalu.

Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MScES PhD berharap, agar program ini bisa berjalan lancar dan sukses sesuai dengan cita-cita yang diharapkan. Bahkan, program ini merupakan upaya mendukung berjalannya misi ITS menuju World Class University (WCU).

Diungkapkan Badrus, biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau tuition fee untuk program DD master ini ditetapkan sebesar Rp25 juta per semester. Syarat menjadi mahasiswa adalah harus sudah bergelar S1 engineering atau teknik segala jurusan dan memiliki TOEFL 490. Kuliah akan dimulai awal September 2017 di Kampus ITS Surabaya.

“Nantinya akan diberikan matrikulasi bagi mereka yang lulusan S1 teknik di luar Teknik Sistem Perkapalan atau yang tidak ada hubungannya,” ucap Badrus lagi.

(kri)

Teknik Sistem Perkapalan ITS Yudisium Calon Wisudawan 116

Peserta Yudisium Siskal ITS / calon wisudawan 116 sedang khusuk berdoa sebelum dibacakan hasil yudisium masing masing mahasiswa.

SISKAL NEWS, SURABAYA –  Pada hari Kamis, 3 Agustus 2017 bertempat di ruang sidang Departemen Teknik Sistem Perkapalan (Siskal), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan yudisium kepada calon wisudawan 116  .  Calon wisudawan yang diyudisium adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh beban kuliah yang telah diambilnya dengan minimal 144 sks termasuk skripsi / tugas akhir dan kerja praktek a serta telah mempunyai nilai teofl minimal 477.

Dalam yudisium kali ini diikuti oleh sekitar 82 mahasiswa S1 reguler, 29 mahasiswa S1 lintas jalur, 33 mahasiswa S1 double degrree dan 5 mahasiswa S2, sedangkan pembacaan yudisium dilakukan oleh manajemen siskal yang terdiri dari Kepala Departemen, Dr. Eng. M. Badrus Zaman, ST, MT,. Sekretaris Departemen, Prof. Semin, ST, MT, Ph.D,, Kaprodi S1, Indra Ranu Kusuma, ST, M.Sc., Sekprodi S1, Ir. Hari Prastowo, M.Sc., Sekprodi S1 DD, Ir. Dwi Priyanta, MSE., Kaprodi Pascasarjana, R.O. Saut Gurning , ST, M.Sc, Ph.D, Sekprodi Pascasarjana, Dr. Eddy Setyo Koenhardhono, ST, M.Sc dan Anggota Komite Pertimbangan Fakultas(KPF) dari siskal, Ir. Sardono Sarwito, M.Sc. Pada kesempatan tersebut Dr. Eng M. Badrus Zaman, ST, MT memberikan nasehat dan wejangan agar para calon wisudawan nanti survive setelah lulus dari siskal. Alumni siskal harus jeli membaca peluang lowongan melalui para sesama alumni yang lebih senior dan networking jangan hanya melihat lowongan di pengumuman, ujar Dr. Eng M. Badrus Zaman. Sedangkan alumni sangat bangga bisa lulus dari siskal dan ikut wisuda 116.  Zein yang merupakan salah satu calon wisudawan 116 dan pentolan ormawa di ITS menuturkan jika dia sangat banggga lulus dari siskal dan sangat berterima kasih kepada siskal dan ITS. Zein dan teman temannya dengan semangat menyanyikan lagu hymne ITS dengan khusuk dan semangat sambil berkaca – kaca di ruang sidang siskal.

Diakhir yudisium para mahasiswa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Siskal ITS dengan menjabat dan mencium tangan para dosen di depertemen tersebut. Selain itu mereka juga dengan gembira berfoto bersama sebagai kenangan.

Foto bersama setelah yudisium calon wisudawan 116 program S1 DD Siskal ITS

Pendaftaran Master Double Degree ITS – HSW Germany

SISKAL NEWS: SURABAYA – Departemen Teknik Sistem Perkapalan (DTSP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerjasama dg pihak University of Wismar (HSW) Germany membuka program studi Double Degree (DD) Master of Science (MSc) di bidang Marine Engineering. Program ini sebagai lanjutan dari program DD Bachelor program bersama ITS-HSW sejak 2011.

Menurut Kaprodi Program Pascasarjana, Saut Gurning, Ph.D, program DD MSc ini berdurasi minimal empat semester. Dua semester di Indonesia (semester 1 dan 3), satu semester di Jerman (semester 2) dan satu semester akhir (semester 4) opsional dilaksanakan di Indonesia atau Jerman. Biaya kuliah atau tuition feenya Rp 25 juta/semester. Syarat Mhs, bergelar S1 engineering dan bertoefl 490. Kuliah akan dimulai awal September 2017 di Kampus ITS Surabaya.

Pendaftaran dan pengiriman persyaratan hingga akhir Agustus 2017 ini dpt dikirim ke 1. Dr Saut Gurning, kaprodi Pasca Sarjana Teknologi Kelautan ITS email: sautg@its.ac.id; sautgurning2@gmail.com. 2. Dr Eddy K.S sekprodi Pasca DTSP dengan email: koenhardono@gmail.com. 3. Ir. Dwi Priyanta MSE, kaprodi DD Bachelor program, email: priyanta@its.ac.id atau priyanta@gmail.com

Dimulai, Master of Engineering Double Degree in Marine Engineering ITS

FOTO START DD MASTER

Rapat untuk memulai perkuliahan Master Engineering Double Degree in Marine Engineering ITS – HSW Jerman di kantor Wakil Rektor I ITS, dihadiri oleh Wakil Rekot I, Direktur Akademik, Ketua Departemen Siskal, Kasubdit Kerjasama International Office, Kaprodi PPSTK dan Manajemen Siskal ITS

SISKAL NEWS: SURABAYA – Pada bulan September 2017 segera dimulai perkuliahaan perdana program Master of Engineering Double Degree in Marine Engineering yang merupakan kerjasama antara Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan Department of Marine Engineering, Wismar University (HSW) Germany. Setelah melaluli pembahasan mulai tahun 2015, telah ditandatanganinya MOA, telah dilakukan kunjungan oleh Rektor ITS ke HSW Jerman dan telah melalui rapat di ITS antara Wakil Rektor I, Prof. Dr. Ir. Heru Setyawan, M.Eng, Direktur Akademik, Prof. Dr. Ir. Achmad Zubaidy, M.Eng, Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Dr. Eng M. Badrus Zaman, ST, MT, Sekretaris Departemen Teknik Sitem Perkapalan, Prof. Semin, ST, MT, Ph.D, dan Ketua Program Pascasarjana Teknologi Kelautan, R.O. Saut Gurning, ST, M.Sc, Ph.D beserta jajaran pimpinan manajemen Departemen Teknik Sitem Perkapalan maka disepakati untuk memulai perkuliahan program master double degree tersebut pada semester gasal 2017/2018, yang dimulai pada bulan September 2017.

Perkuliahan direncanakan akan dilakukan di ITS dan di HSW Jerman. Pada semester 1 dan 3 perkuliahan dilakukan di ITS. Pada semester 2 perkuliahan dilakukan di HSW Jerman dan pada semester 4 yang berupa thesis merupakan optional, bisa dilakukan di Jerman atau di ITS. Sesuai ketentuan dari Kemenristekdikti, beban perkuliahan double degree atau gelar ganda dari ITS adalah lebih dari 50%.

Lulusan dari program ini mendapatkan gelar Master of Engineering dari Wismar University, Jerman dan Magister Teknik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Visitasi Re-Akreditasi BAN PT

IMG-20170728-WA0008

Rektor ITS (menghadap kamera kiri) menyambut Asesor BAN PT (menghadap kamera kanan dan kanannya)

SISKAL NEWS. SURABAYA – Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS  untuk yang kesekian kalinya kembali menyambut proses re-akreditasi Program Studi S1 Teknik Sistem Perkapalan. Setelah sekitar lima tahun yang lalu melakukan hal yang sama dan mendapat Akreditasi A yang berlaku hingga 15 Agustus 2017, kali ini Prodi kembali menyambut kedatangan visitasi darai Asesor BAN PT.

20170728_105905

Asesor BAN PT, Prof. Dr. Ir. Yanuar, M. Eng (paling kanan) dan Daeng Paroka, ST, MT, Ph.D (nomer dua dari kanan) sedang pendalaman dokumen BAN PT di DTSP ITS.

Visitasi ke departemen dilakukan pada tanggal 28 Juli 2017. Visitasi ini sebagai tindak lanjut dari proses pengiriman dokumen BAN  PT untuk Prodi S1 pada sekitar akhit Februari 2017.  Asesor BAN PT yang hadir terdiri Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng (UI) dan Daeng Paroka, ST, MT, Ph.D (Unhas). Sebelum ke depertemen para asesor disambut oleh  Rektor ITS di ruang kerjanya. Manajemen, semua dosen, semuan tendik dan mahasiswa menyambut asesor dengan penuh kekeluargaan serta menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan oleh asesor yang berkaitan dengan kegiatan re-akreditasi.

FOTO VISITASI BAN1

Foto bersama Asesor BAN PT (nomer empat dan enam dari kanan) bersama dosen DTSP ITS.

20170728_141812

Foto bersama Asesor BAN PT (berdiri nomer enam dan tujuh dari kanan) bersama dosen DTSP ITS.

Seluruh civitas akademika Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS berharap semoga hasil re-akreditasi memperoleh nilai yang terbaik.

 

Lokakarya dan Gathering Keluarga Besar Siskal ITS

IMG-20170722-WA0110 IMG-20170722-WA0111

SISKAL NEWS: BATU. Untuk menyambut perkuliahan semester gasal 2017/2018, Departemen Teknik Sistem Perkapalan (DTSP), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengadakan lokakarya di hotel Amarta Hill, Batu pada tanggal 21 – 23 Juli 2017. Lokakarya tersebut diikuti oleh seluruh dosen aktif yang bertujuan untuk perencanaan beban kerja dosen dan jadwal kuliah untuk semester gasal 2017/2018.

IMG-20170722-WA0101

Selain untuk kegiatan di atas, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan gathering dan halal bi halal bagi seluruh keluarga besar dosen di DTSP ITS. Kegiatan dibuka oleh Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS Dr. Eng. M. Badrus Zaman. Dalam acara tersebut diikuti oleh keluarga dan seluruh dosen aktif, dosen purna tugas serta para janda dosen.  Dalam acara gathering tersebut juga dibagikan tanda ucapan terima kasih dari perwakilan alumni kepada dosen yang telah purna tugas dan janda dosen. Kegiatan gathering bertujuan untuk selalu menjaga hubungan silaturahim kepada semua keluarga besar dosen DTSP, dosen purna tugas, para janda dosen, dan seluruh anggota keluarga agar para dosen selalu bekerja dengan penuh semangat untuk membesarkan DSTP, FTK, ITS serta bangsa dan negara.

Kunjungan Rektor dan Pimpinan Siskal ITS ke HSW Jerman

IMG-20170703-WA0095

Dari kiri: Dr. M. Badrus Zaman, Steffen Lost, Hari Prastowo, Prof. Joni Hermana, Prof. Arief Djunaidy, Prof. Semin

SISKAL NEWS: Rostock. Para pimpinan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang terdiri dari Rektor, Prof. Ir. Joni Hermana, Ph.D dan Wakil Rektor 3, Prof. Ir. Arif Djunaidy, Ph.D bersama pimpinan Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS yang terdiri dari Kepala Departemen, Dr. Eng M. Badrus Zaman, Sekretaris Departemen, Prof. Semin, Ph.D, Sekretaris Prodi S1, Ir. Hari Prastowo, M.Sc dan Sekeretaris Prodi S1 Double Degree, Ir. Dwi Priyanta, MSE melakukan kunjungan kerja ke Wismar University (HSW) di Warnemunde dan Wismar, Rostock, Jerman pada Minggu, 30 Juli 2017 hingga  Rabu, 2 Agustus 2017.

20170704_165336

Rektor dan Pimpinan ITS berdiskusi dengan Rektor dan Pimpinan HSW didampingi Atase Pendidikan KBRI Jerman

Dalam kunjungan tersebut diterima oleh Rektor, Wakil Rektor, Pimpinan  HSW dan Kepala Departemen Marine Engineering HSW. Oleh pihak HSW dijelaskan tentang keberhasilan program kerjasama Prodi S1 DD dengan ITS, simulasi pada anjungan kapal dan fasiltas laboratorium yang setara dengan industri. Dijelaskan pula tentang kesiapan membuka prodi S2 DD kerjasama dengan Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS.

20170703_185715

Prof. Karsten Wehner menjelaskan fasilitas laboratorium mesin kapal ke Rektor dan Delegasi ITS

Dalam kunjungan tersebut bertemu pula dengan mahasiswa Double Degree Teknik Sistem Perkapalan ITS yang sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran di HSW.

IMG-20170703-WA0118

Rektor, Delegasi ITS dan Pimpinan Departemen of Marine Engineering HSW berfoto bersama mahasiswa Double Degree Teknik Sistem Perkapalan ITS yang sedang berada di HSW Jerman

CNG Ramah Lingkungan, Antar Semin Jadi Guru Besar

semin dan istri

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali berbangga. Rabu (26/7) nanti, Semin ST MT Ph D berkat penelitiannya akan dikukuhkan sebagai profesor bidang Ilmu Teknik Sistem Perkapalan. Dosen Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini optimis bahan bakar gas yang ia gagas mampu menghemat energi pada armada maritim Indonesia hingga 50 persen.

Saat ini bahan bakar minyak sudah mulai menipis. Sedangkan potensi bahan bakar gas masih melimpah dan belum banyak dimanfaatkan. Pemanfaatan bahan bakar gas di dunia maritim dewasa ini mulai digencarkan. Hal ini bertujuan mengurangi biaya operasional armada maritim dan emisi di laut. Tujuan ini didukung dengan harga dan tingkat emisi bahan bakar gas yang lebih rendah dibanding bahan bakar minyak.

Semin mengaku, penelitiannya ini selaras dengan perhatian beberapa pihak yang sangat berkepentingan dengan dunia maritim di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Kementerian Perhubungan RI, Kementerian Koordinator Kemaritiman RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, perusahaan minyak dan gas, operator pelabuhan, biro klasifikasi dan perusahaan pelayaran.

Adapun jenis bahan bakar gas pada penelitian ini adalah CNG (Compressed Natural Gas), yaitu gas alam dalam penyimpanannya dimampatkan. “Bahan bakar CNG dapat dijadikan pengganti bensin dan solar karena ramah lingkungan,” terangnya. Selain itu, harga CNG juga relatif murah dan teknologi penyimpanannya cukup sederhana.

Secara ekonomi, biaya operasional mesin penggerak armada maritim berbahan bakar CNG mengalami penurunan yang signifikan. Harga bahan bakar CNG setara satu liter solar hanyalah sepertiga harga solar. Sehingga biaya operasional kapal berdasarkan pemakaian bahan bakar akan turun lebih dari 50 persen. “Hanya saja perlu investasi tambahan untuk biaya konversi juga performa mesin CNG saat mengalami sedikit penurunan,” terang Semin.

Ia melanjutkan, CNG merupakan gas alam tidak berbau, tidak berwarna dan lebih ringan dari udara sehingga akan menguap jika terjadi kebocoran. Dengan demikian, bencana kebakaran akibat penggunaan CNG bersifat minimum. Kelebihan lainnya yakni CNG tidak akan mencemari air atau tanah jika terjadi kecelakaan. (qi/dza)

https://www.its.ac.id/berita/101939/id